
Urutan Belajar Tenses Bahasa Inggris yang Benar
Halo, TNers! Banyak orang pusing duluan saat melihat 16 rumus tenses yang rumit itu. Padahal untuk bisa paham, rahasianya bukan menghafal, melainkan tau urutan belajar tenses bahasa Inggris yang benar. Tenang saja, Minol akan bantu kamu memahami pola logisnya dengan cara simpel supaya kamu gak bingung lagi mau mulai dari mana.
Baca Juga: 7 Tenses Yang Sering Dipakai Setiap Hari
Urutan Belajar Tenses Bahasa Inggris
Memulai perjalanan untuk menguasai tenses sebenarnya gak sesulit yang kamu bayangkan. Kuncinya adalah mengikuti urutan belajar tenses bahasa Inggris yang tepat supaya fondasi pemahaman kamu jadi lebih kuat. Yuk, bedah step by step!
Membangun Fondasi Dasar
Langkah pertama dalam urutan belajar tenses bahasa Inggris adalah memperkuat dasarnya. Tanpa fondasi yang kokoh, kamu akan sering tertukar saat menentukan pelaku dan perubahan kata kerjanya nanti.
- To Be (am, is, are): Pahami penggunaan kata kerja bantu ini sebagai identitas atau keterangan sebelum masuk ke tenses.
- Kata Ganti (Pronoun): Kenali subjek seperti I, you, he, she, it, we, dan they sebagai pelaku utama dalam kalimat.
- Kata Kerja (Verb): Pahami perbedaan Verb 1 (dasar), Verb 2 (masa lampau), dan Verb 3 (bentuk partisipatif).
Memahami Tiga Inti Waktu Utama
Nah, setelah itu, fokuslah pada tiga tenses ini supaya kamu punya modal kuat untuk bercerita tentang rutinitas, masa lalu, dan rencana masa depan.
- Simple Present Tense: Menyatakan kebiasaan atau fakta umum (S + V1). Contoh: “They speak English well”.
- Simple Past Tense: Menceritakan kejadian yang sudah selesai di masa lalu (S + V2). Contoh: “They called me yesterday”.
- Simple Future Tense: Menyatakan rencana atau hal yang akan terjadi nanti (S + will + V1). Contoh: “She will come tomorrow”.
Memahami Kejadian Sedang Berlangsung dan Sudah Selesai
Tahap belajar tenses bahasa Inggris selanjutnya adalah memahami aksi yang memiliki durasi atau dampak yang masih terasa.
- Present Continuous Tense: Aksi yang lagi dikerjakan sekarang. (To Be + V-ing). Contoh: “I am reading this article”.
- Past Continuous Tense: Kegiatan yang sedang berlangsung di satu titik masa lalu (was/were + V-ing). Contoh: “I was washing my clothes when you called”.
- Present Perfect Tense: Kegiatan yang sudah selesai tapi dampaknya masih ada sampai sekarang (has/have + V3). Contoh: “I have eaten”.
- Past Perfect Tense: Aksi yang sudah tuntas sebelum ada kejadian lain di masa lampau terjadi (had + V3). Contoh: “The train had left before I arrived”.
Menguasai Kombinasi Waktu yang Lebih Kompleks
Di sini kamu belajar menjelaskan durasi dan target penyelesaian secara mendalam. Tenses ini adalah gabungan konsep dasar sebelumnya.
- Present Perfect Continuous: Menekankan durasi aksi dari dulu sampai detik ini (has/have + been + V-ing). Contoh: “I have been waiting for two hours”.
- Past Perfect Continuous: Durasi panjang di masa lalu sebelum disela kejadian lain (had + been + V-ing). Contoh: “I was tired because I had been working all day”.
- Future Continuous: Aksi yang akan sedang dilakukan di waktu spesifik nanti (will + be + V-ing). Contoh: “I will be flying to Bali tomorrow morning”.
- Future Perfect Tense: Target atau deadline yang akan selesai di masa depan (will + have + V3). Contoh: “I will have finished it by tomorrow”.
- Future Perfect Continuous: Total durasi aksi saat menyentuh titik waktu tertentu nanti (will + have + been + V-ing). Contoh: “Next month, I will have been living here for a year”.
Melengkapi Skill dengan Pengandaian Masa Depan
Bagian terakhir dalam belajar tenses bahasa Inggris adalah memahami kalimat pengandaian atau rencana masa lalu yang gak menjadi nyata (asumsi).
- Simple Past Future: Rencana atau janji di masa lalu (would + V1). Contoh: “She would forgive you”.
- Past Future Continuous: Peristiwa yang seharusnya sedang terjadi di masa lalu tapi gagal (would + be + V-ing). Contoh: “I would be studying, but I got sick”.
- Past Future Perfect: Aksi yang seharusnya sudah selesai di masa lalu (would + have + V3). Contoh: “I would have finished it if I had time”.
- Past Future Perfect Continuous: Pengandaian tentang aksi yang sudah berlangsung selama beberapa waktu di masa lalu (would + have + been + V-ing). Contoh: “If I had not resigned, I would have been working there for a year”.
Baca Juga: Tips Sederhana Untuk Belajar bahasa Inggris Secara Mandiri
Memahami urutan belajar tenses bahasa Inggris secara bertahap jauh lebih efektif daripada mencoba menghafal semuanya sekaligus dalam semalam. Dengan mulai dari fondasi, lalu ke waktu dasar, hingga ke bentuk yang lebih kompleks, kamu akan melihat pola yang konsisten. Konsistensi dalam berlatih adalah kunci utama supaya kamu gak perlu lagi pusing melihat rumus yang tadinya terlihat menakutkan.
Nah, kalau kamu merasa belajar sendiri masih sering bikin pusing, Produk Video Learning dari Titik Nol English Course siap jadi penyelamatmu. Materi di sini sudah dirancang praktis oleh tutor bersertifikat internasional supaya kamu bisa belajar dengan jadwal yang fleksibel. Sebagai lembaga resmi di bawah Dinas Pendidikan, kamu juga akan mendapatkan sertifikat kelulusan.
Kesempatan untuk jago bahasa Inggris dengan cara yang asyik sudah ada di depan mata, yuk, segera amankan akses belajarmu sekarang!
SEO Content Writer
