Strategi TOEFL Writing

5 Strategi TOEFL Writing, Dapatkan Skor 25+ Tanpa Ribet!

Halo, TNers! Pernah gak sih kamu merasa sudah lancar mengetik dalam bahasa Inggris, tapi pas liat soal TOEFL writing ide mendadak hilang? Tenang, karena Minol sudah rangkumin beberapa strategi TOEFL writing biar kamu bisa dapet skor 25 ke atas. Yuk, simak tips-tipsnya dan dapatkan skor yang maksimal.

Baca Juga: Tips Mengerjakan IELTS Writing Task 1

Strategi TOEFL Writing Agar Skor Maksimal

Tanpa strategi yang tepat, kamu bakal gampang kehilangan fokus dan kehabisan waktu sebelum tulisanmu selesai. Berikut ini beberapa strategi TOEFL writing yang bisa kamu coba agar skor-mu bisa maksimal.

1. Pahami Struktur Integrated Task dengan Baik

Strategi paling ampuh disini adalah fokus pada hubungan antara keduanya. Biasanya, si pembicara di rekaman bakal menentang poin-poin yang ada di teks bacaan. Catat poin itu dengan teliti. Jangan rangkum dari satu sisi aja, tapi tunjukkan gimana rekaman tersebut memberikan sudut pandang berbeda. Gunakan kalimat penghubung seperti “In contrast” atau “However” buat nunjukin perbandingannya. 

2. Gunakan Template Paragraf yang Terorganisir

Biar gak buang waktu mikirin kalimat pembuka, kamu wajib punya template atau kerangka paragraf yang sudah dihafal. Misalnya, buat Independent Task (Academic Discussion), kamu bisa mulai dengan menyatakan posisi secara jelas di kalimat pertama. Gunakan struktur standar yaitu Thesis Statement, Supporting Points, dan Conclusion. Adanya kerangka ini bantu otak kamu gak kerja dua kali. 

3. Variasikan Kosakata dan Struktur Kalimat

Penilai TOEFL sangat suka kalau kamu menunjukkan “kekayaan” bahasa. Maksudnya, jangan pake kata yang itu-itu aja terus. Kalau sudah pake kata “Think”, coba ganti dengan “Believe”, “Argue”, atau “Maintain”. Selain kosakata, variasikan juga jenis kalimat kamu. Jangan cuma pake kalimat simple terus, sesekali selipkan kalimat majemuk (complex sentences). Gunakan kata hubung seperti “Although”, “Whereas”, atau “Consequently”.

4. Alokasikan Waktu buat Self-Editing

Strategi writing dengan menyelesaikan tulisan 2-3 menit sebelum waktu habis, gunakan sisa waktu itu buat meriksa ulang tulisan kamu. Perhatiin subject-verb agreement, penggunaan tenses, dan pastikan gak ada kata yang kurang. Karena suka terlewat pas ngetik cepet, jadi proses editing ini bener-bener krusial buat mastiin tulisan kamu tampil sempurna di mata penilai.

5. Berikan Contoh yang Relevan dan Spesifik

Argumen kuat dalam menulis opini perlu didukung sama bukti atau contoh yang nyata. Jangan cuma bilang “belajar kelompok itu bagus”, tapi kasih contoh spesifik kenapa kegiatan itu bagus. Misalnya, ceritain gimana belajar kelompok ngebantu kamu memahami konsep matematika yang sulit lewat diskusi. Memberi contoh yang personal atau spesifik bakal bikin tulisan kamu lebih hidup dan meyakinkan. 

Baca Juga: Tips Mengerjakan IELTS Writing Task 2

 

Itulah beberapa strategi TOEFL writing yang bisa kamu terapkan biar skor kamu bisa melesat ke angka 25 ke atas. Intinya, sukses menulis dalam TOEFL perlu banyak latihan dengan format yang benar dan jangan takut dapet masukan. Semakin sering kamu menulis dengan timer dan kerangka yang jelas, semakin terbiasa juga otakmu buat berpikir secara sistematis dalam bahasa Inggris. 

Tapi, kalau kamu ngerasa masih bingung cara benerin grammar di tulisanmu atau pengen tulisanmu dikoreksi langsung sama ahlinya, kamu bisa gabung di Program TOEFL Online dari Titik Nol English Course. Disini kamu bakal dapet bimbingan intensif, feedback detail buat tulisan kamu, dan tips serta strategi belajar lainnya agar soal TOEFL-mu meningkat.

Jadi gimana, TNers siap bikin tulisan yang memukau dan raih skor impian? Yuk ikuti programnya sekarang juga!

Dewi Sekar Uni
+ posts

SEO Content Writer