Ketahui Arti Gelar MA dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Hai TNers! Mendapatkan gelar akademik merupakan salah satu tujuan saat menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi. Selain ilmu, pengalaman, dan ijazah, gelar akademik juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang. Nah, Master of Arts menjadi contoh gelar akademik yang cukup populer di jenjang pendidikan S2. Apakah kamu sudah mengetahui apa itu gelar MA? Jika belum, kamu perlu membaca artikel ini agar semakin memahami dan tahu bagaimana cara mendapatkannya.
Mengenal Apa Itu Gelar MA?
Apakah selama ini kamu mengira bahwa Master of Arts adalah gelar yang diberikan untuk bidang studi seni saja? Jika ditinjau dari sejarahnya, Master of Arts atau Magister Artium merupakan salah satu gelar tertua di dunia yang sudah ada sejak Abad Pertengahan di Eropa. Pada masa itu, gelar MA berakar dari izin mengajar, tradisi universitas tua, dan tujuh seni liberal (en.wikipedia.org). Namun, seiring dengan berjalannya waktu, revolusi industri, kemajuan sains, dan modernisasi dalam sistem universitas, gelar MA ini dikhususkan pada bidang humaniora, ilmu sosial, seni, dan sastra.
Penggunaan Gelar MA
Secara umum, penulisan dan penggunaan gelar Master of Arts (M.A. atau MA) di Amerika Serikat dan Eropa diletakkan sebagai gelar belakang (post-nominal letters). Namun, terdapat beberapa perbedaan penting dalam gaya penulisan, penempatan titik, serta aturan sistem pendidikan di masing-masing wilayah.
1. Aturan Penulisan Singkatan
Singkatan Utama
Amerika Serikat (AS)
M.A. atau M.A
Eropa (Termasuk Inggris / UK)
MA atau M.A.
Penggunaan Titik
Menggunakan tanda titik (M.A.) adalah standar tradisional Amerika (Chicago Manual of Style, APA).
Inggris/Eropa modern cenderung tanpa titik (MA) sesuai standar Oxford/British Style.
Variasi Latin
Beberapa kampus Ivy League (seperti Harvard, Chicago) menggunakan singkatan Latin: A.M. (Artium Magister).
Jarang digunakan, kecuali untuk Oxbridge MA (Oxford/Cambridge) yang memiliki sistem historis sendiri.
2. Cara Penempatan Nama dan Titik Koma
Sama seperti di Indonesia, gelar akademis di Barat ditulis di belakang nama dan dipisahkan dengan tanda koma.
Format Amerika:
John Smith, M.A.
Format Inggris / Eropa:
John Smith, MA
Jika Memiliki Banyak Gelar:
Amerika Serikat: Biasanya hanya mencantumkan gelar tertinggi atau yang paling relevan dengan pekerjaan.
Contoh: Jika punya Bachelor, Master, dan PhD, cukup tulis John Smith, Ph.D.
Inggris & Eropa: Sering mencantumkan gelar secara berurutan dari yang terendah ke tertinggi (kronologis naik).
Contoh: John Smith, BA, MA, PhD
3. Etika dan Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Catatan Penting: Di Amerika maupun Eropa, seseorang yang memiliki gelar Master tidak dipanggil dengan sebutan “Master John” atau “Master Smith”.
Penggunaan gelar M.A. di kedua wilayah memiliki konteks tersendiri:
Tanda tangan & kartu nama: dicantumkan pada dokumen formal, resume/CV, kartu nama bisnis, profil LinkedIn, dan email signature.
Sapaan Lisan: Dalam percakapan sehari-hari atau profesional, orang dengan gelar M.A. tetap disapa dengan “Mr.”, “Ms.”, atau “Mrs.” (berbeda dengan pemegang gelar Ph.D. atau M.D. yang disapa “Doctor”).
Keunikan di Eropa Kontinental: Di beberapa negara Eropa seperti Jerman, Belanda, atau Republik Ceko, sistem lama (sebelum Bologna Process) menggunakan gelar di depan nama seperti Drs. atau Mgr. Namun, untuk lulusan program modern bergelar Master of Arts, penulisannya tetap mengikuti standar internasional di belakang nama (MA).
Tujuan Utama Studi Master of Arts
Bagi kamu yang memiliki impian untuk menjadi pengajar serta peneliti, gelar MA sendiri bisa mengantarkan kamu lebih maju dalam bidang yang kamu minati. Untuk mendapatkan gelar ini, kamu tidak harus mempunyai gelar sarjana seni atau Bachelor of Arts. Selama kamu belajar di jurusan yang fokus pada bidang seni dan humaniora yang bisa kamu dapatkan dengan mengambil program selama 2 tahun.
Gelar ini juga akan memperdalam pengetahuan kamu tentang subjek di bidang seni, humaniora, dan ilmu sosial yang akan membuatmu memiliki keterampilan yang baik dalam karier, khususnya di bidang pendidikan, seni, bahasa, komunikasi dan desain.
Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, sistem belajar di gelar MA ini menekankan pada riset dan diskusi. Jadi, sistem penilaiannya akan diberikan dalam bentuk tugas, ujian, dan tesis. Namun, berbeda dengan program MA riset, di program ini kamu akan lebih sering melakukan riset mandiri dan diawasi oleh pembimbing akademik untuk nantinya diuji.
Berbeda dengan Master of Science (M.Sc.) yang berorientasi kuantitatif atau Master of Business Administration (MBA) yang berfokus pada praktik bisnis, MA menekan pengembangan pemikiran kritis, analisis kualitatif, dan konteks sosial-budaya.
Pendalaman Spesialisasi Subjek: Memperdalam pemahaman teori dan metodologi pada bidang tertentu (misalnya: Hubungan Internasional, Linguistik Terapan, Desain, Psikologi Sosial, atau Media & Komunikasi).
Pengembangan Kemampuan Riset Kualitatif: Melatih kemampuan mengumpulkan data, menganalisis wacana, serta memetakan fenomena sosial dan budaya secara mendalam.
Persiapan Jalur Akademis & Peneliti: Menjadi batu loncatan yang kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral (Ph.D.) atau berkarier di lembaga riset (think tank).
Membangun Kerangka Berpikir Kritis: Mempelajari cara melihat masalah kompleks dari berbagai perspektif sosial, sejarah, dan etika.
Manfaat Nyata yang Akan Didapatkan
Setelah mengetahuii tujuan utama studi Master of Arts, ada beberapa mafaat nyata yang akan kamu dapatkan;
- Peluang Karir Fleksibel
Keterampilan MA sangat adaptif (transferable). Lulusan banyak dilirik di industri kreatif, media, LSM/NGO, diplomasi, kebijakan publik, hingga konsultansi strategi.
- Keterampilan Komunikasi Tingkat Tinggi
Mengasah kemampuan menyusun argumen yang persuasif, menulis karya ilmiah/kebijakan, dan menyampaikan gagasan kompleks secara jelas.
- Daya Saing di Tingkat Manajerial
Membuka jalan menuju posisi kepemimpinan seperti Creative Director, Policy Analyst, Communications Director, atau Research Lead.
- Jaringan Profesional (Networking)
Membangun koneksi luas dengan akademisi, praktisi industri, dan rekan sejawat dari berbagai latar belakang budaya dan negara.
Kunci Sukses Lulus Tesis Tepat Waktu
Ada satu hal penting yang harus kamu perhatikan untuk mendapatkan gelar MA yaitu lulus tesis tepat waktu. Ada beberapa kunci sukses yang bisa kamu terapkan di bawah ini.
- Jalin Hubungan Baik dengan Pembimbing: Jadwalkan bimbingan secara rutin, datang dengan draf tulisan (bukan cuma ide), dan bersikap terbuka terhadap kritik akademis.
- Kritis dalam Membaca: Jangan hanya merangkum isi buku atau jurnal. Fokus pada gap (celah) penelitian yang belum dibahas oleh peneliti terdahulu.
- Bergabung dengan Komunitas Akademis: Ikuti seminar, jalankan diskusi kelompok, atau ajukan makalah ke konferensi mahasiswa tingkat magister untuk menguji argumen risetmu.
Bagaimana Cara Mendapatkan Gelar MA?
Kamu bisa mendapatkan gelar ini dengan memenuhi persayaratan-persyaratan seperti memiliki gelar Bachelor of Art atau gelar lain di keilmuan yang relevan. Jadi tidak perlu harus mengantongi gelar BA terlebih dahulu, bahkan ada beberapa orang yang mengambil program Master of Arts dan sebelumnya ia mengantongi gelar BSc atau Bachelor of Science.
Adaa juga beberapa keterampilan yang harus kamu miliki, atau setidaknya ada potensi keterampilan ini dalam dirimu. Kamu harus memiliki keterampilan seperti kemampuan investiasi, penalaran, dan pemikiran yang kritis jika kamu berminat mendapatkan gelar tersebut.
Ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi untuk masuk dalam program Master of Art. Berikut persyaratannya:
- Memiliki gelar sarjana dengan durasi minimal 3-4 tahun
- Gelar harus didapatkan dari universitas yang diakui oleh lembaga pendidikan
- Agregat minimal 55% dari tingkat kelulusan
- Pelamar yang berasal dari program gelar tiga tahun harus menyelesaikan semua topik makalah dari semester 1 hingga semester 4, sementara pelamar yang mengejar program dari gelar empat tahun harus telah mencapai nilai kelulusan di semua topik dari semester pertama hingga keenam.
Pilihan Universitas Luar Negeri Untuk Gelar MA
Gelar MA adalah gelar terbaik yang banyak menjadi incaran mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Untuk mendapatkan gelar ini, ada beberapa universitas yang Minol rekomendasikan karena memiliki program gelar MA yanag terbaik. Beberapa rekomendasinya adalah sebagai berikut:
- Franklin University Switzerland, Swiss
- University of Birmingham, Inggris
- University of Melbourne, Australia
- The University of Auckland, New Zealand
- University of Canterbury, New Zealand
- University of Groningen, Belanda
- Cambridge School of Visual & Performing Arts, Inggris
- University of The Arts London, Inggris
- University of Lincoln, Inggris
- Bond University, Australia
Apabila kamu tertarik untuk mendapatkan gelar S2 di salah satu universitas luar negeri tersebut, pastikan kamu mengombinasikan strategi akademik, finansial, dan mental yang kuat.Untuk mendapatkan gelar MA di universitas terbaik di dunia, kamu perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin salah satunya adalah kemampuan berbahasa Inggris. Dan untuk mendaftar kuliah di luar negeri atau mengikuti seleksi beasiswa luar negeri, tentunya kamu akan menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris, yaitu TOEFL atau IELTS.
Baca Juga: https://titiknolenglish.com/rekomendasi-beasiswa-2026/
Gimana TNers? Setelah mengetahui secara detail mengenai gelar MA, apakah kamu semakin yakin untuk melanjutkan studi dan meraih gelar dari universitas luar negeri? Apapun pilihanmu, untuk mendapatkan gelar MA di universitas terbaik di dunia, kamu perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin, yaitu dengan memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Apakah kamu sudah puas dengan kemampuan berbahasa Inggris-mu selama ini?
Perlu kamu ketahui bahwa untuk mendaftar kuliah di luar negeri atau mengikuti seleksi beasiswa luar negeri, kamu akan menghadapi tes kemampuan bahasa Inggris, yaitu TOEFL atau IELTS. Tentunya tidak mudah untuk menguasai dua tes yang bertaraf internasional ini. Namun, bukan berarti bahwa kamu tidak bisa mendapatkan nilai terbaik. Kamu masih bisa belajar, baik secara otodidak maupun melalui lembaga kursus bahasa Inggris terbaik di sekitar tempat tinggalmu.
Nah, kalau kamu masih bingung dan merasa kurang maksimal dalam belajar bahasa Inggris sendirian, kamu bisa mengambil Program Kursus Bahasa Inggris Online di Titik Nol English Course. Sebagai salah satu lembaga kursus bahasa Inggris terbaik di Indonesia yang berspesialisasi dalam persiapan study abroad dan beasiswa luar negeri, kamu akan dibimbing oleh tutor bersertifikasi internasional untuk mempelajari bahasa Inggris lebih terstruktur. Dari yang awalnya kurang percaya diri, kamu bakalan bisa lebih percaya diri dan gak minder lagi saat ngobrol pakai bahasa Inggris layaknya native speaker.
Yuk, tunggu apa lagi? Gak mau banget kan tertinggal jauh dari teman-temanmu? So, kejar impianmu mulai dari sekarang bersama Titik Nol English Course agar kemampuan bahasa Inggrismu naik ke level yang lebih tinggi!
Hi, I am an SEO & content writing specialist and I am interested in learning English and many things related to it.


