Apa Bedanya Undergraduate, Graduate, dan Postgraduate?

undergradute graduate dan Postgraduate

Hallo TNers! Kamu yang berminat untuk mendaftar kuliah ke luar negeri, pasti sering mencari referensi di website-website kampus-kampus tujuanmu. Saat kamu sedang membuka situs website universitas-universitas luar negeri, kamu akan menemui istilah undergraduate, graduate, dan postgraduate. Tahukah kamu apa arti serta apa bedanya undergraduate, graduate, dan postgraduate? Kalau kamu belum tahu, simak artikel ini sampai habis, karena kamu wajib tahu istilah ini.

Baca Juga: 25 Ucapan untuk Orang Menikah dalam Bahasa Inggris

Apa Bedanya Undergraduate, Graduate dan Postgraduate

Undergraduate, graduate dan postgraduate adalah istilah dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan jenjang pendidikan yang akan kamu tempuh di perguruan tinggi. Istilah ini digunakan di universitas seluruh dunia jika menggunakan bahasa Inggris. Lalu apa arti serta apa bedanya undergraduate, graduate dan postgraduate?

Undergraduate

Undergraduate adalah istilah dalam bahasa Inggris yang berarti jenjang pendidikan sarjana atau diploma. Istilah ini merujuk pada jenjang pendidikan sebelum kamu memiliki gelar. Saat kamu mendaftar program sarjana, tentunya kamu masih belum memiliki gelar akademik kan? Nah maka program yang harus kamu ambil adalah undergraduate program. Gelar yang akan diberikan adalah Bachelor Degree atau gelar sarjana.

  • Arti: Tahap pendidikan pertama setelah sekolah menengah atas.

  • Tujuan: Mendapatkan gelar pertama (entry-level degree).

  • Jenjang Gelar:

    • Associate Degree (D3/D4 di AS, 2 tahun).

    • Bachelor’s Degree (S1, umumnya 3-4 tahun).

  • Sebutan MahasiswaUndergraduate student atau undergrad.

  • Contoh: B.A. (Bachelor of Arts), B.Sc. (Bachelor of Science), S.E., S.Kom.

Graduate

Graduate merujuk pada program gelar dalam perguruan tinggi setelah mendapatkan gelar Bachelor. Program Graduate adalah jenjang program S2 di perguruan tinggi luar negeri. Gelar yang diberikan di program ini adalah adalah gelar Master.

  • Arti: Tahap pendidikan setelah meraih gelar Sarjana (S1).

  • Tujuan: Mendalami spesialisasi atau riset tingkat lanjut.

  • Jenjang Gelar:

    • Master’s Degree (S2, 1-2 tahun).

    • Doctoral Degree (Ph.D.) (S3, 3-5 tahun).

  • Sebutan MahasiswaGraduate student atau grad student.

  • Catatan Penting: Di AS/Kanada, istilah “graduate” mencakup S2 DAN S3. Di negara lain (seperti Inggris/Australia), istilah ini jarang dipakai, mereka lebih suka menyebut postgraduate untuk semua jenjang di atas S1.

Postgraduate

Postgraduate adalah program gelar di universitas luar negeri untuk jenjang pendidikan S3 atau doktoral. Gelar yang diberikan di jenjang postgraduate adalah gelar PhD. Postgraduate sendiri berarti setelah lulus atau setelah menyelesaikan studi.

  • Arti: Secara harfiah berarti “setelah sarjana”. Ini adalah istilah payung (umbrella term) untuk semua pendidikan lanjutan setelah S1.

  • Tujuan: Sama seperti graduate (spesialisasi/riset).

  • Jenjang Gelar:

    • Master’s Degree (S2).

    • Doctoral Degree (Ph.D.) (S3).

    • Juga termasuk Postgraduate Diploma/Certificate (setara S1 lanjutan tapi bukan master penuh).

  • Sebutan MahasiswaPostgraduate student atau postgrad.

Namun antara graduate dan postgraduate sering memiliki arti yang sama. Biasanya di kampus luar negeri hanya menggunakan salah satu dari kedua istilah ini untuk mengartikan pendidikan pascasarjana. Jadi kalau kamu hanya menemukan program graduate atau postgraduate saja, kamu gak perlu bingung, karena di dalamnya adalah jenjang S2 dan S3.

  • Jika kamu baru lulus SMA dan mau kuliah, kamu adalah calon undergraduate.

  • Jika kamu sudah punya gelar S1 dan mau lanjut S2 atau S3, kamu adalah calon postgraduate (di Indonesia/Inggris) atau graduate (jika berbicara dalam konteks AS/Kanada).

  • Di Indonesia, istilah resmi yang dipakai adalah Sarjana (S1) untuk undergraduate, dan Pascasarjana (S2/S3) untuk postgraduate. Istilah “graduate” di Indonesia biasanya hanya dipakai di lingkungan kampus Internasional atau saat menerjemahkan ijazah.

Perbedaan Ketiganya

Dari ketiga jenjang pendidikan tinggi di atas, ada beberapa perbedaan yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah perbedaannya.

Durasi pendidikan

Perbedaan undergraduate, graduate, dan postgraduate yang pertama adalah dari durasi program. Undergraduate ditempuh dalam waktu 4 tahun untuk mendapatkan gelar Bachelor Degree atau Sarjana. Namun undergraduate juga ada yang ditempuh dalam waktu 2 tahun saja dan mendapatkan gelar Associate Degree atau bisa juga disebut sebagai ‘gelar 2 tahun’. Gelar ini juga merupakan bagian dari undergraduate program.

Indonesia: 4 tahun (8 semester) – untuk S1.

AS/Luar negeri: 3–4 tahun (tergantung jurusan, misal Engineering biasanya 4 tahun, Arts 3 tahun di Inggris).

Sedangkan untuk graduate dibutuhkan waktu selama 2 tahun untuk mendapatkan gelar master seperti Master of Art dan Mater of Science. Gelar ini umumnya gak mengharuskan untuk memilih program yang relevan dengan gelar sarjana yang kamu miliki.

Indonesia/Eropa/Inggris: 1,5 – 2 tahun (biasanya 4 semester).

AS: 1 – 2 tahun (tergantung thesis atau non-thesis).

Untuk postgraduate dibutuhkan waktu 2 tahun atau lebih untuk mendapatkan gelar PhD atau gelar doktor. Program ini mengharuskan kamu untuk mengambil studi yang relevan dengan gelar yang kamu miliki sebelumnya.

Indonesia: 3 – 4 tahun (sering lebih, rata-rata 4 tahun).

AS/Luar negeri: 4 – 6 tahun (tergantung kecepatan riset dan publikasi).

Perkuliahan

Perkuliahan di undergraduate program lebih menekankan pada pengetahuan baik teoretis maupun pengetahuan praktis. Di program ini, kamu akan mendapatkan pengetahuan dan sudut pandang baru tentang berbagai hal yang terkait dengan studi yang kamu ambil. Kamu juga akan belajar dan melakukan berbagai macam riset.

  • Metode: Didominasi oleh kuliah tatap muka (lectures) di ruang kelas besar dengan 50–300+ mahasiswa.

  • Tugas: Banyak tugas individu, kuis, ujian tengah & akhir semester, serta praktikum (lab).

  • Fokus: Membangun fondasi ilmu secara luas (general education). Anda akan mengambil mata kuliah umum (seperti agama, kewarganegaraan, matematika dasar) di samping mata kuliah inti jurusan.

  • Dosen: Lebih bersifat menggurui (teacher-centered). Dosen memberi materi, mahasiswa menerima dan menghafal/memahami.

  • Beban: Relatif terjadwal padat, bisa dari pagi hingga sore, hampir setiap hari.

Perkuliahan di graduate program lebih menekankan pada pengkajian dan diskusi serta melakukan penelitian. Program ini mengharuskan kamu untuk memiliki pengetahuan yang luas yang nantinya akan kamu gunakan untuk menganalisis suatu peristiwa dan mendiskusikannya. Selain itu program ini juga menekankan pada berbagai riset yang tentunya melebihi graduate program.

  • Metode: Kelas lebih kecil (10–30 mahasiswa). Modelnya campuran antara kuliah, seminar, dan diskusi kasus.
  • Tugas: Sangat berat di sisi riset dan analisis. Anda tidak cukup hanya menghafal; Anda harus kritis terhadap teori yang ada. Tugas akhir berupa Tesis (riset mendalam) atau Capstone Project (proyek terapan).
  • Fokus: Mendalami satu spesialisasi sempit (misal: dari “Manajemen” jadi “Manajemen Rantai Pasok”).
  • Dosen: Bertindak sebagai mentor/pemandu (student-centered). Dosen memberi arahan, tapi Anda dituntut mencari referensi sendiri.
  • Beban: Jam tatap muka lebih sedikit daripada S1, tapi beban baca dan menulis jauh lebih tinggi. Anda akan banyak menghabiskan waktu di perpustakaan atau laboratorium riset.

Perkuliahan di postgraduate program akan lebih menekankan pada berbagai macam riset terbaru, Kamu dituntut untuk melakukan penelitian-penelitian yang spektakuler. Dan di program ini kamu akan dituntut untuk menjadi seorang ilmuwan yang haus akan ilmu pengetahuan dan menggalinya dari berbagai fenomena.

  • Metode: Hampir tidak ada kelas formal lagi dalam 2-3 tahun terakhir. Fokus utama adalah riset independen penuh di bawah bimbingan seorang promotor (supervisor).

  • Tugas: Bukan ujian, melainkan publikasi ilmiah di jurnal internasional dan menulis Disertasi (buku karya ilmiah setebal 200–400 halaman) yang merupakan kontribusi baru bagi ilmu pengetahuan.

  • Fokus: Menciptakan teori baru, menemukan temuan orisinal yang belum pernah ditemukan siapa pun.

  • Dosen (Promotor): Hanya sebagai pengarah. Anda dianggap setara dengan kolega peneliti, bukan murid lagi.

  • Beban: Bebannya mental dan emosional karena Anda harus bekerja mandiri, sering menghadapi kegagalan riset, dan tekanan untuk publikasi. Jam kerja seperti pekerja kantoran (full-time research), bahkan sering lembur di lab.

Bisa disimpulkan bahwa perbedaan durasi waktu dan perkuliahannya sangatlah berbeda. Berikut secara keseluruhan.

  • Undergraduate = Waktu panjang (4 tahun), kelas ramai, gaya belajar sekolah lanjutan.

  • Graduate/Postgraduate (S2) = Waktu lebih singkat (1-2 tahun), kelas kecil, mulai serius baca jurnal dan riset.

  • Postgraduate (S3) = Waktu paling panjang (3-6 tahun), hampir tidak ada kelas, fokus 100% di riset dan menulis disertasi.

Semakin tinggi jenjangnya, durasi tatap muka di kelas semakin pendek, tetapi durasi belajar mandiri dan riset semakin panjang (bisa 10-12 jam sehari di luar kelas).

Gelar

Perbedaan undergraduate, graduate, dan postgraduate selanjutnya adalah dari gelar yang diberikan. Berikut ini adalah macam-macam gelar dari ketiga jenjang pendidikan tersebut:

Undergraduate Program

  • Bachelor of Arts (B.A.)
  • Bachelor of Business Administration (B.Ba.)
  • Bachelor of Science (B.Sc.)
  • Bachelor in Computer Science (B.Comp.Sc.)
  • Bachelor of Law (LL.B.)
  • Bachelor of Engineering (B.Eng.)
  • Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS)
  • Bachelor of Biomedicine (B.Biomed.)
  • AA (Associate of Arts)
  • AS (Associate of Science)
  • AAA (Associate of Applied Arts)
  • AAS (Associate of Applied Science).

Graduate Program

  • Master of Arts (M.A.)
  • Master of Science (M.Sc.)
  • Master of Engineering (M.Eng.)
  • Master of Engineering Science (M.Eng.Sc.)
  • Master of International Relations (M.Int.Rel.)
  • Master of International Security Studies (M.ISS)
  • Magister of Management (M.Mgt.)
  • Master of Management Art and Science (M.M.A.S.)
  • Master of Military and Defence Studies (M.M.D.S.)
  • Master of Busines Administration (M.B.A.)
  • Master of Theology (M.Th.)
  • Theologiae Magister (Th.M.)
  • Master of Laws (LL.M.)
  • Master of Pharmacy (M.Pharm.)
  • Master of Philosophy (M.Phil.)
  • Master of Public Administration
  • Master of Computer Science (M.Com.) (M.Cs.)
  • Master of Sports Science (M.S./M.Sc.)
  • Master of Strategic Studies (M.S.S.)
  • Master of Maritime (M.Mar.)
  • Master of Maritime Economy (M.Mar.E.)

Postgraduate Program

  • Doctor
  • Doctor of Philosophy (Ph.D.)
  • Doctor of Theology (D.Th./Th.D.)
  • Doctor of Education (Ed.D.)
Titik Nol English Course

Jadi itulah perbedaan undergraduate, graduate, dan postgraduate. Jadi sudah bisa kan memilih program yang sesuai dengan kamu. Program manapun yang kamu ambil persyaratan untuk kuliah di luar negeri baik dengan beasiswa maupun non beasiswa tetaplah sama, yaitu nilai TOEFL dan IELTS. Jadi sangat penting untuk memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni untuk belajar di luar negeri.

Buat kamu yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris hingga sampai persiapan tes TOEFL dan IELTS dengan nilai yang tinggi, kamu bisa bergabung di Program Persiapan TOEFL & IELTS Online dari Titik Nol English Course. Disini kamu akan belajar bahasa Inggris dengan materi yang disesuaikan kebutuhan, baik untuk kuliah maupun bekerja di luar negeri. Selain itu juga ada fasilitas simulasi tes TOEFL dan IELTS yang akan membuat kamu lebih siap dalam mengikuti tes, serta scholarship mentoring yang akan membantumu mempersiapkan pendaftaran dan segala proses seleksi beasiswa luar negeri.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk gabung programnya sekarang juga!

+ posts

Hi, I am an SEO & content writing specialist and I am interested in learning English and many things related to it.