Belajar Reading

Strategi Belajar Reading TOEFL agar Skor Naik

Hai TNers! Pernah gak sih kamu, udah berbulan-bulan belajar reading tapi pas waktu liat skor TOEFL tetap segitu aja? Padahal ada yang persiapan belajarnya cuman 3 minggu, malah dapat skornya jauh lebih tinggi. Bikin nyesek kan? Tenang aja, ini bukan masalah kurang pintar atau rajin. Mungkin kamu belum tau strategi jitu buat reading TOEFL. Nah, Minol udah bikin strategi yang beneran works buat kamu, langsung scroll ke bawah ya.

Baca Juga: Tips Belajar TOEFL secara Otodidak

Strategi Belajar Reading TOEFL

Nilai TOEFL yang tinggi itu gak selalu mencerminkan kecerdasan seseorang. Bisa jadi cuma karena lebih dulu tau trik dan strateginya. Makanya, Minol udah siapin strategi lengkap belajar reading TOEFL agar kamu bisa membaca lebih cepat dan berpikir tajam saat ngerjain soal.

1. Pelajari Format TOEFL Reading

Sebelum ke strategi, kamu perlu memahami format tesnya. Dalam TOEFL reading, kamu akan ketemu 3-5 teks yang panjangnya sekitar 700 kata dengan 10-12 pertanyaan. Ada dua versi TOEFL yakni iBT (Internet Based Test) dan ITP (Institutional Testing Program). Perbedaan keduanya adalah iBT punya sedikit teks tapi lebih panjang dan mendalam, sedangkan ITP ada banyak soal dengan teks yang lebih pendek. 

2. Jangan Baca Teks dari Awal ke Akhir

Ini adalah kesalahan paling umum dan bahkan masih diajarkan. Jika kamu baca seluruh teks dulu baru liat soal, pasti akan kehabisan waktu. Kuncinya, baca dan pahami dulu pertanyaannya supaya kamu tau informasi yang spesifik. Setelah itu, baca dengan teliti kata kunci di awal paragraf, karena disini mengandung topik utama teks. Jika tau apa yang dicari, scanning teks nya dan cari lokasi jawabannya tanpa membaca semuanya.

3. Gunakan Teknik Skimming dan Scanning

Teknik ini senjata utama dalam TOEFL reading. Skimming adalah cara membaca dengan cepat yang bertujuan untuk memahami gambaran umumnya. Kuncinya ada di kalimat pertama sama terakhir paragraf serta fokus kata transisi seperti however, therefore, dan lain-lain. Sedangkan scanning adalah cara mencari informasi spesifik dengan cepat untuk mencari keyword tanpa harus membaca semuanya. Keyword yang dicari berupa nama, angka, tahun atau istilah teknis.

4. Pahami Tipe Soal dan Cara Mengerjakannya

Hal ini yang bikin beda antara peserta biasa dan skornya tinggi. Sebelum mengerjakan, kamu harus mengenali tiap tipe soal TOEFL agar bisa menjawab lebih cepat dan akurat. Minol akan jelaskan beberapa tipe soal dan strateginya dibawah ini:

  • Factual Information : Ciri soalnya diawali dengan “According to the passage…” dan strateginya kamu harus scanning keyword dari soal.
  • Inference : Ciri soalnya diawali dengan “The author implies…., It can be inferred…” dan strateginya kamu pilih yang paling logis dari teks dan jangan nambahin makna sendiri.
  • Reference : Ciri soalnya diawali dengan “The word ‘they” refers to…” dan strateginya kamu baca mundur di kalimat sebelumnya.

Itulah beberapa tipe soal dan tentunya masih ada banyak lagi yang gak bisa Minol sebutin semuanya. Kalau udah paham setiap tipe soalnya, kamu akan tau apa yang dicari tanpa harus membaca semuanya.

5. Manajemen Waktu

Mungkin kamu udah ngerti materinya tapi dapat skor jelek hanya karena kehabisan waktu. Sebenarnya masalah ini bukan di kemampuanmu tapi manajemen waktu. Sebuah aturan emas yang harus kamu ingat agar gak kehabisan waktu. Pertama, jika dalam 60 detik belum bisa menjawab, tandai aja dan lanjut ke soal selanjutnya. Kedua, kalau ada soal kosong belum terjawab langsung pakai tebakan saja. Terakhir, jika ada soal yang sulit kerjain di waktu terakhir.

6. Perbanyak Kosakata Akademik

Kamu gak perlu hafal semua kosakata yang ada di kamus. Cukup cari Academic Word List (AWL) yang isinya 570 kata yang sering muncul di teks akademik dan termasuk TOEFL. Ada dua alasan kuat kamu harus hafal kosakata tersebut. Pertama, agar bisa menjawab soal Vocabulary in Context. Kedua, agar reading speed-mu naik dan gak stuck terlalu lama.

7. Jadwalkan Latihan 4 Minggu

Agar belajarmu semakin teratur, kamu bisa menjadwalkan latihan selama 4 minggu secara konsisten. Minggu pertama, kenalan sama format dan tipe soal sambil hafal kosakata akademik. Minggu kedua, latihan strategic reading dengan membaca soal dulu sebelum teksnya. Minggu ketiga, latihan langsung pakai timer dan menganalisis jawaban yang salah. Minggu keempat, lakukan simulasi penuh seperti tes aslinya. 

Baca Juga: Cara Menghitung Skor TOEFL

Strategi terbaik untuk reading TOEFL bukan soal berapa lama membacanya, tapi seberapa cerdas kamu menjawab soalnya. Jangan buang waktu membaca seluruh teks kata demi kata. Cukup fokus pahami pertanyaan, cari jawabannya di teks, lalu jawablah dengan cepat dan tepat. Di ujian ini, pemenangnya bukan orang yang paling rajin membaca, tapi orang yang paling paham apa yang dibaca.

TNers, punya strategi hebat di kepala itu baru setengah jalan. Tanpa latihan yang terstruktur,  konsisten dan terarah, potensi besarmu bakal berakhir jadi rencana diatas kertas. Nah, supaya belajar reading TOEFL kamu makin terarah dan efisien, yuk manfaatkan Produk Video Learning dari Titik Nol English Course. Materinya dikemas ringkas, langsung ke intinya, dan bisa kamu akses ulang kapanpun kamu butuh.

Akses videonya sekarang dan mulai kejar skor TOEFL impianmu!

SEO Content Writer | Website |  + posts

Hai, I am Ojan