7 Strategi TOEFL Speaking untuk Raih Skor Maksimal!

Strategi TOEFL Speaking

Halo, TNers! Pernah gak sih kamu merasa udah jago ngomong bahasa Inggris pas lagi ngomong sendiri di depan cermin, tapi pas simulasi tes TOEFL malah mendadak blank? Selain itu tes speaking membuat kamu harus berhadapan sama waktu yang mepet dan topiknya juga kadang terlalu akademis. Tenang aja, sini Minol sudah rangkumin tips-tipsnya buat kamu. Yuk, simak  beberapa strategi TOEFL speaking untuk raih skor maksimal.

Baca Juga: 7 Tips Ampuh Belajar Speaking, Hasil Terasa dalam Sebulan

Strategi TOEFL Speaking Agar Skor Maksimal

Memiliki strategi yang matang bakal bantu kamu buat tetap tenang dan terstruktur. Berikut ini beberapa strategi TOEFL speaking agar skor kamu bisa maksimal.

1. Manfaatkan Waktu Persiapan dengan Maksimal

Gunakan waktu singkat ini buat bikin outline kasar atau poin-poin penting saja, ini bisa bantu kamu ingat apa yang mau diomongin. Misalnya, kalau topiknya tentang setuju atau gak setuju, langsung tulis “Agree” terus kasih dua alasan simpel. Fokus pada struktur seperti pembuka, alasan satu, alasan dua, dan penutup. Strategi ini ampuh banget, biar gak stuck di tengah jalan pas lagi speaking.

2. Gunakan Template Kalimat yang Solid

Tes TOEFL punya kerangka kalimat atau transition words yang sudah hafal di luar kepala itu penyelamat banget, lho. Misalnya, buat mulai kamu bisa pakai “In my opinion…” atau “Based on the reading passage…”. Template ini bikin otak kamu gak perlu kerja keras lagi mikirin gimana cara mulai kalimatnya. Kamu tinggal fokus isi bagian tengahnya dengan informasi yang relevan. 

3. Fokus pada Kejelasan, Bukan Kecepatan

Banyak yang salah kaprah mikir kalau ngomong cepet kayak rapper itu bakal dapat skor tinggi, padahal penilai melihat dari kejelasan (clarity). Berbicaralah dengan kecepatan normal, intonasi yang pas, dan artikulasi yang jelas. Jangan lupa kasih penekanan pada kata-kata yang penting. Kalau kamu ngomong terlalu cepat tapi jadi gak jelas atau banyak salah pengucapan (mispronunciation), skor kamu malah bisa anjlok. 

4. Jangan Cuma Ngulang Kata-Kata dari Soal

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah terlalu banyak mengulang kata-kata di teks atau rekaman suara. Juri juga ingin melihat seberapa luas sih kosakata kamu, coba gunakan teknik paraphrasing. Misalnya, kalau di soal ada kata “important”, kamu bisa ganti pakai “essential”, “crucial”, atau “significant”. Mengganti beberapa kata tanpa mengubah maknanya, menunjukkan kalau kamu punya kontrol yang bagus dalam penggunaan bahasa Inggris. 

5. Kelola Waktu Berbicara dengan Bijak

Pernah gak lagi asyik cerita eh tiba-tiba waktunya habis padahal kesimpulannya belum tersampaikan? Jadi kamu harus sering-sering latihan pakai timer. Biasakan buat nyelesain poin pertama di detik ke-20 dan poin kedua di detik ke-40, jadi kamu punya sisa waktu buat bikin penutup yang lebih singkat. Jangan sampai kamu berhenti terlalu lama sebelum waktu habis, tapi jangan juga kepanjangan sampai kalimatnya kepotong. 

6. Catat Poin Penting saat Mendengarkan

Di soal integrated speaking, kamu bakal diminta buat dengerin percakapan atau kuliah singkat. Jangan nekat buat hafalin semua kata-katanya, karena ingatan itu seringkali terbatas pas lagi tertekan. Catat aja poin-poin utamanya seperti siapa yang ngomong, dan apa alasan mereka. Gunakan simbol atau singkatan biar nulisnya cepet, catatan ini nantinya bakal jadi pemandu kamu saat speaking. 

7. Perhatikan Tata Bahasa (Grammar) Dasar

Meskipun ini tes speaking, bukan berarti grammar gak dinilai jadi tetap perhatikan penggunaan tenses. Kalau lagi cerita pengalaman pribadi, pakailah Past Tense. Sedangkan waktu ngomongin fakta, pakailah Present Tense. Gak perlu pakai struktur yang rumit kalau kamu masih belum yakin. Lebih baik gunakan kalimat yang simple tapi benar tata bahasanya daripada pakai kalimat panjang tapi salah semua. 

 Baca Juga: Contoh Soal IELTS Speaking Part 3

Nah, itulah beberapa strategi TOEFL speaking yang bisa langsung kamu praktikkan. Intinya, sukses di bagian speaking itu soal persiapan dan pembiasaan. Kamu gak perlu jadi native speaker agar dapat skor yang maksimal. Tapi kamu cuma butuh tahu cara menyampaikan informasi dengan jelas. Jangan pernah menyerah meskipun awalnya terasa kaku, ya.

Kalau merasa belajar sendiri masih kurang efektif dan butuh feedback langsung biar tahu dimana letak kesalahan-mu, Minol punya solusinya. Kamu bisa gabung di Program TOEFL Online dari Titik Nol English Course. Disini kamu bakal diajarin trik-trik rahasia lainnya, latihan intensif bareng tutor berpengalaman, dan pastinya dapat koreksi yang bikin skill kamu semakin meningkat.

Jadi gimana, TNers? Siap raih skor TOEFL maksimal? Yuk ikuti programnya sekarang juga!

Dewi Sekar Uni
+ posts

SEO Content Writer