Punya cita-cita untuk lanjut S2 setelah lulus tapi masih bingung harus persiapan apa aja? Nah, tips-tips ini kami buat spesial untuk kamu!

Kamu ada rencana untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 tapi sekarang S1 saja bekum lulus? Jangan khawatir, kesempatan kamu buat cari beasiswa S2 bisa makin matang kalau kamu siapkan hal-hal ini. Yuk, simak bareng-bareng!

Tentukan Tujuan

Hal yang paling pertama kamu harus siapkan, tentu saja adalah tujuan. Kamu harus tau mau melanjutkan kuliah di mana, jurusan apa, beasiswa apa yang tersedia, dan sebagainya. Pikirkan matang-matang jurusan serta kampus yang sekiranya sesuai dengan minat kamu dan dapat menunjang karir kamu di masa depan. Pelajari profil kampus yang kamu tuju secara mendalam, mulai dari akreditas, fasilitas, kurikulum, hingga kualitas staf pengajar di sana.

Sertifikat Kemampuan Bahasa

Kemudian yang tak kalah penting adalah sertifikat kemampuan bahasa kamu, seperti IELTS atau TOEFL. Ini merupakan hal yang utama bagi kamu yang memiliki target mendapat beasiswa S2 ke luar negeri. Memang ada sih beasiswa yang tidak mengharuskan kamu untuk menyertakan sertifikat bahasa, tapi kamu bisa punya lebih leluasa memilih kampus, jurusan dan beasiswa kalau punya TOEFL/IELTS. Tes TOEFL/IELTS juga dapat kamu jadikan tolok ukur kemampuanmu berbahasa Inggris.

Dokumen Penting

Untuk mendaftar S2 di mana pun, pasti harus melalui tahap administrasi. Persiapkan dengan rapi dokumen-dokumen standar yang dibutuhkan, seperti paspor, ijazah pendidikan terakhir, transkrip nilai, dan hal-hal pendukung lainnya. Pastikan pula bahwa dokumen-dokumen tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa internasional, seperti bahasa Inggris. Dengan begitu, ketika sudah mendekati deadline pengumpulan berkas administratif, kamu sudah gak perlu kebingungan lagi.

Asah Kemampuan & Bangun Profil

Setiap kampus dan beasiswa memiliki kriteria khusus untuk merekrut mahasiswanya. Beberapa kampus dan beasiswa memprioritaskan penguasaan bidang atau hasil tes logika, matematika, serta bahasa (dengan GRE/GMAT/TPA/IELTS), sementara kampus dan beasiswa lain cenderung memilih yang punya track record pengabdian atau kepemimpinan dengan melihat motivation letter atau CVnya.

Maka dari itu, cari tahu tahap seleksi kampus yang kamu tuju, dan persiapkan diri kamu dari sekarang.

Your Content Goes Here

Your Content Goes Here